Imbang, Pelatih MU & Persela Ambil Pelajaran

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 3 February 2017 6:15 am

Madura United di ketahui bahwa mereka telah gagal untuk bisa mendapatkan kemenangan saat bermain di hadapan seluruh pendukung setianya saat berhadapan dengan Persela Lamongan dalam pertandingan laga uji coba yang di selenggarakan di Gelora Ratu Pamelingan, kota Pamekasan.

Yang mana pada pertandingan uji coba tersebut harus berakhir dengan skor imbang sama kuat yakni 1-1, Madura United di ketahui bahwa mereka telah unggul terlebih dahulu berkat sundulan dari striker mereka yakni Greg Nwokolo pada menit ke 71.

12 menit berselang, tim tamu sukses menyamakan kedudukan melalui Agung Permadi dari tendangan penalti, dengan adanya pertandingan tersebut membuat kedua tim untuk bisa mencoba atau menguji beberapa pemain mereka dan juga melihat perkembangan dari komposisi tim merek masing-masing, jadi merupaka suatu hal yang tidak heran, jika pada pertandingan tersebut sering sekali terlihat terdapatnya banyak pergantian pemain.

Pelatih dari Madura United, Mario Gomes de Olivera, mengungkapkan bahwa secara garis besarnya seluruh pemainnya sudah bermain dengan maksimal, baik itu untuk pemain lama, pemain baru, dan pemain muda.

Akan tetapi ia mengkaui bahwa harus dapat segera di lakukan sedikit pembenahan sebelum di gelarnya Piala Presiden 2017.

“Untuk pemain asing yang menjadi bintangnya ialah Chan Il Jun karena ia terus-terusan bergerak mengejar dan merebut bola. Akan tetapi sama sekali tidak cukup untuk bisa menilai penampilan dari pemain saja.” Ungkap Gomes.

Untuk kubu Persela Lamongan, pelatih mereka yakni Heri Kiswanto mengakui bahwa ia merasa sangat senang sekali dengan apa yang sudah di lakukan oleh anak didikannya yang sudah mampu menahan imbang tim sekelas Madura United.

Terdapat dua buah target yang di tanamkan oleh kubu Persela yakni hanya untuk lebih memadukan para pemain agar mampu untuk menemukan gambaran dari kekuatan tim utama.

Terdapat kesulitan pada tiga orang pemain U 21 yang harus masuk ke dalam skuat inti, hal ini memberikan banyak perhatian dan juga harus di butuhkannya pengalaman dalam bertanding.

“Yang menjadi kesulitan bagi kami ialah menyatukan permainan dari pemain senior dengan pemain muda, oleh sebab itu lah mungkin harus terdapat beberapa pertandingan uji coba lagi.” Ungkap Heri Kiswanto. (FD)

Irfan Ngajari 56 Anak Dribble Bola

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 3 February 2017 6:15 am

Paris Saint Germain Academy Bali di ketahui bahwa mereka telah sukses besar mendapatkan 56 anak untuk dapat bisa bergabung dengan mereka setelah akademi tersebut di resmikan pada tanggal 4 Desember 2016 lali.

Yang mana sekolah sepak bola tersebut merupakan wujud dari implementasinya kerja sama dengan salah satu tim papan atas Ligue 1 Prancis, Paris Saint Germain.

Dengan mengenakan seragam kebesaran dari Paris Saint Geermain, anak-anak dari berbagai jenis kelompol umur terlihat sangat antusias sekali untuk bisa mengikuti latihan perdana mereka yang di lansungkan di Lapangan Tri Sakti, kota Lefian, pada hari Sabtu lalu.

Mereka melakukan pembagian sebanyak tiga kelompok umur, yakni 9-12 tahun, 13-15 tahun, dan 16-19 tahun, seluruh peserta yang ikut terlihat sangat senang sekali. Materi yang di berikan pada saat sesi latihan perdana ialah dengan melakukan passing yang benar, karena passing merupakan salah satu teknik dasar dari sepak bola.

Materi tersebut di berikan secara lansung oleh pelatih dari Bali United, Indra Sjafri, asisten pelatih Eko Purjianto, Made Pasek Wijaya, dan juga pelatih kepala dari Bali United U-21, I Wayan Arsana.

Dengan hadirnya beberapa pemain Bali United, semakin menambah semangat dari para peserta, yang mana pemain di maksud ialah Irfan Bachdim, I Nyoman Sukarja, Miftahul Hamdi, dan I Kadek Wardana.

Secara khusus, Irfan Bachdim di ketahu bahwa dirinya juga memberikan sedikit pengajaran tentang teknik dribilng, dan para peserta pun terlihat sangat antusias sekali setelah melihat salah satu punggawah dari timnas Indonesia tersebut mengajari mereka.

Indar Sjafri mengakui bahwa dirinya merasa sangat senang sekali setelah melihat antusias yang sangat luar biasa dari para perserta akademi sepak bola PSG tersebut.

Sebagai salah satu langkah awal dari program tersebut, Indra akan terus memberikan berbagai macam materi-materi yang sangat dasar sekali dari dunia sepak bola.

“Saya sangat senang dengan banyaknya peserta yang hadir, untuk soal materi latihan, kami akan terus memberikan tekanan soal passing bola, setelah itu kami akan melanjutkannya ke bagian control dan juga Dribble, tiga hal tersebut wajib untuk bisa di kuasai terlebih dahulu jika ingin menjadi seorang pemain sepak bola.” Ungkap Indra Sjafri. (FD)

Kriteria Pemain Naturalisasi Bagi Ferdinand

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 3 February 2017 6:14 am

Penyerang andalan dari PSM Makasar dan juga punggawah dari Timnas Indonesia, Ferdinand Sinaga, di ketahui bahwa dirinya sangat mendukung sekali akan rencana dari pemerintah untuk melakukan naturalisasi beberapa pemain untuk bisa memperkuat tim nasional Indoneisa.

Hanya pemain yang berusia 28 tahun tersebut ini lah yang menilai bahwa terdapatnya suatu penetapan standar bagi pemain asing yang akan mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia.

“Bagi pemain naturalisasi ia harus memiliki kualitas yang lebih tinggi dua tingkat atau tiga tingkat dari pemain Lokal.” Ungkap Ferdinand Sinaga di dalam sebuah acara resmi peluncuran Nike Hypervenom III di Mall Senayan City.

“Jika hal tersebut ada, maka mereka bisa memberikan atau membagi sedikit pengalaman mereka kepada pemain-pemain lokal yang ada.” Sambung Ferdinand.

Bagi mantan pemain dari PSMS Medan tersebut ini standar ini sudah di perlihatkan oleh seorang Stefano Lilipaly sejauh ini, tepatnya di saat memperkuat timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016.

Yang mana pada pertandingan kompetisi terbesar di Asia Tenggara tersebut ini, Lilipaly sukses menciptakan dua buah gol yang sangat penting sekali bagi Timnas untuk bisa lolos ke babak final Piala AFF 2016 lalu.

“Lilipaly sudah memperlihatkan kepada kita semua bahwa kualitasnya sangat luar biasa. Akan tetapi saya tidak ada bermaksud sama sekali menuju kepada pemain naturalisasi yang lain.” Sambung Ferdinand.

Selain itu, Ferdinand juga sedikit membahas akan persaingan ketat yang akan terjadi pada barisan lini depan dari Timnas Indonesia seiring dengan hadirnya sosok Ezra Walian.

Ya, Ezra Walian pada saat ini merupakan bagian dari Ajax Amsterdam dan juga tengah menjalani proses naturalisasi agar bisa memperkuat tim nasional Indonesia, rencanannya Ezra akan segera bermain di SEA Games 2017 mendatang.

“Jika benar Ezra mendapatkan status kewarganegaraa Indonesia, maka ini akan sangat menarik sekali, di mana akan terdapat suatu persaingan yang sangat ketat pada barisan lini depan Timnas Indonesia.” Tutup Ferdinand. (FD)

Harapan Dari Pamain Timnas Untuk Milla

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 3 February 2017 6:11 am

Dua punggawah dari tim nasional Indonesia, Ferdinand Sinaga dan Abduh Lestaluhu, memberikan harapannya kepada pelatih baru dari tim nasional Indonesia yang baru yakni Luis Milla.

Seperti yang kita ketahui bahwa Luis Milla di ketahui bahwa dirinya di kontrak secara resmi oleh PSSI selama dua tahun terhitung dari tanggal 20 Januari 2017 yang lalu.

Yang mana pelatih asal Spanyol ini akan mendidik Timnas Indonesia Senior dan juga tim U-23 yang akan di mainkan di SEA Game 2017.

Dari Abduh, dirinya merasa sangat optimis sekali setelah ia melihat dan mengetahui akan rekam jejak dari Luis Milla, di mana pelatih yang pada saat ini telah berusia 50 tahun tersebut ini di ketahui sempat membawa Timnas Spanyol keluar sebagai juara Piala Eropa U 21 pada tahun 2011 silam.

“Kita semua bisa melihat bahwa rekam jejak dari Milla sebagai seorang pemain sepak bola dan juga sebagai pelatih sangatlah bagus. Saya harap, ia bisa membawa Indonesia lebih bagus lagi dari sebelumnya, dengan pengalaman sepak bola dan melatihnya di Eropa.” Ungkap Abduh pada saat di jumpai di Senayan City.

Berbeda dengan Abduh, Ferdinand Sinaga mengakui bahwa dirinya tidak terlalu mengikuti akan perjalanan karir dari seorang Luis Milla, akan tetapi bukan berarti pemain berdarah batak tersebut ragu dengan kualitas melatih Luis Milla.

“Sebagai seorang pemain sepak bola dan juga sebagai masyarakat Indonesia, saya sangat berharap sekali agar terdapat perubahan dari sepak bola Indonesia, khususnya prestasi dari Timnas Indonesia. Semoga saja hal tersebut bisa di wujudkan dengan hal-hal yang modren.” Ungkap Ferdinand Sinaga.

Luis Milla sendiri di ketahui bahwa dirinya baru akan datang ke Indonesia lagi pada hari Rabu tanggal 8 Febuari 2017 mendatang, dan ia akan langsung memulai tugasnya dengan cara memantau beberapa pemain muda yang ada di kompetisi Piala Presiden.

Nama dari Ferdinand dan Abduh di ketahui tidak termasuk ke dalam kriteria agar bisa bermain di SEA Games nanti, hal tersebut di sebabkan usia dari kedua pemain tersebut sudah lewat dari usia 23 tahun. (FD)

Zulham Ingin Berikan Yang Terbaik

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 2 February 2017 5:28 am

Zulham Zamrun secara resmi pada saat ini dirinya telah menjadi bagian dari Mitra Kukar, hal ini terjadi setelah tim lamanya yakni Persib Bandung tidak berkenan untuk bisa memberikan perpanjangan kontrak kepada dirinya untuk kompetisi Liga 1 2017.

Saat ini bagi seorang Zulham ia memiliki hasrat yang besar untuk bisa memberikan suatu yang terbaik bagi tim barunya dan juga ingin membangkitkan kembali performa dari Mitra Kukar.

Kita tahu bahwa nama dari seorang Zulham Zamrun ikut masuk ke dalam skuat tim nasional Indonesia sampai babak final Piala AFF 2016, akan tetapi sangat di sayangkan sekali bahwa banyak yang menilai bahwa permainan yang di perlihatkan oleh Zulham tersebut sudah menurun dan tidak seperti dulu kala.

Mungkin karena cedera lutut yang pernah di alami oleh Zulham pada saat ia masih menjadi bagian dari Persipare Pare, membuat performa dari pemain yang lahir di Ternate tersebut ini terus menurun.

Terdapat banyak alasan bagi seorang Zulham pada saat dirinya memilih Mitra Kukar sebagai tim barunya, salah satu alasannya ialah demi membangkitkan kembali performa dirinya dalam mengolah si kulit bundar.

Selain itu, pada saat ini juga skuat tim dari Mitra Kukar sendiri banyak di isi oleh pemain-pemain muda, dan ia juga di minta oleh pihak manajemen Mitra Kukar untuk bisa menjadi pembina serta memberikan pengalamannya kepada pemain-pemain muda tersebut.

“Tim ini sudah tidak asing lagi untuk saya, karena sebelumnya saya sudah pernah bermain untuk tim ini selama tiga musim, jadi saya datang dan bergabung di sini, karena sudah kenal denga semuanya.” Ungkap Zulham Zamrun.

Untuk pihak manjamen dari Mitra Kukar sendiri ini merupakan suatu modal yang sangat baik sekali bagi mereka untuk bisa menjalani musim kompetisi Liga 1 2017 dengan terdapatnya Zulham Zamrun dan beberapa pemain baru di dalam kubu mereka, pelatih dari Mitra Kukar Jafri Sastra di anggap bahwa dirinya mampu untuk bisa meningkatkan kembali performa dari Zulham.

Bagi Zulham, ia merasa sangat percaya diri untuk bisa membawa Mitra Kukar berjaya di kompetisi Liga 1 2017 nanti. (FD)

« Previous PageNext Page »

Demo Title

Demo Description


My first Popup

This will close in 20 seconds