Totti: Jika Saya Ke China

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 24 March 2017 10:24 pm

Kapten dari kubu Gialorossi, Francesco Totti, menyatakan bahwa jika dirinya bisa mendapatkan suatu jatah bermain yang lebih banyak dari pada saat ini jika dirinya bersedia untuk bisa angkat kaki dari Olimpique Stadium, dan bermain di Chinna.

Peran dari El Capitano (julukan dari Totti) di dalam kubu Roma sendiri di ketahui bahwa sudah mulai tidak terlalu di perlukan lagi, terlihat dari sepanjang musim 2016/2017 yang telah bergulir ini, ia baru bermain sebanyak 20 pertandignan dengan rincian waktu bermain selama 786 menit di seluruh ajang yang di mainkan oleh AS Roma di musim ini.

Dengan catatan tersebut dapat kita lihat bahwa terdapat penurunan yang sangat drastis ekali jika di bandingkan dengan masa keemasan dari seorang Totti.

Ia sempat mendapatkan jatah bermain yang mencapai angka 4.335 menit untuk musim 2006/2007 silam. Walaupun demikian, Totti terlihat bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali akan keputusannya untuk dapat bisa terus bertahan dengan tim yang sudah lama di perkuat oleh dirinya tersebut.

“Mungkin saja saya akan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak lagi jika memutuskan untuk hijrah ke China. Akan tetapi bagaimana pun saya sangat menghormati sekali akan apa yang telah di putuskan oleh pelatih Luciano Spaletti.” Ungkap Totti.

Jika di lihat dari apa yang telah di dapati oleh Totti saat ini merupakan sebuah hal yang sangat wajar sekali sebab pada saat ini ia akan segera memasuki usia ke 41 pada tanggal 27 September 2017 mendatang.

Oleh karena hal tersebut itu juga membuat pihak AS Roma hanya mengikatnya sampai satu musim saja, dan sampai saat ini juga masih belum terdapat kesepakatan dari kedua kubu.

“Saya telah memutuskan dan membuat rencana apa yang akan saya lakukan pada masa mendatang nanti, namun maaf saya tidak bisa mengungkapkannya saat ini, karena saya takut bisa saja suatu saat nanti berubah pikiran, dan itu akan terlihat sangat tidak konsisten nantinya.” Tutup Totti. (FD)

Kiper Masa Depan Italia Menurut Buffon

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 24 March 2017 10:23 pm

Penjaga gawang nomor satu Italuial, Gianluigi Buffon yang pada saat ini telah berusia 39 tahun di ketahui bahwa dirinya saat ini telah merasakan lega lantaran setelah menemukan empat orang pemain yang di pastikan akan bisa menjadi pengganti yang cocok untuk Gli Azzurri.

Pada saat ini, Buffon sendiri masih di dampingi oleh Gianluigi Donnarumma dan Alex Meret di kubu Timnas Italia, penjaga gawang lengedaris tersebut ini mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang sekali bahwa negeranya selalu terdapat atau bisa di bilan tidak mengalami kekurangan sama sekali akan talenta-talenta yang bagus untuk seorang penjaga gawang.

“Saya senang sekali dengan adanya Meret dan Donnarumma, saya merasa bangga sekali karena masih mendapatkan tempat di timnas untuk bisa melihat akan perkembangan mereka.” Ungkap Gianluigi Buffon seperti yang telah di lansirkan oleh Sky Sport Italy.

“Senang, sebab karena Italia tidak akan mengalami suatu masalah setelah saya pensiun nanti. Bersama dengan mereka, di tambah lagi dengan Mattia Perin dan juga Emil Audero, saya sama sekali tidak menyesali akan keputusan saya untuk dapat gantung sepatu nanti.” Sambung kapten dari Juventus FC dan juga Timnas Italia tersebut.

Donnarumma di ketahui bahwa ia menjadi sosok pemain yang paling utama untuk menjadi pengganti nomor satu dari Buffon kelak.

Tidak hanya karena dengan usia mudanya sudah menjadi kiper utama dari AC Milan, ia juga sukses memperlihatkan akan kemampuan yang konsisten. Tidak heran untuk musim 2016/2017 di Serie A Italia ini, ia telah mendapatkan 10 clean Sheet dari 32 laga yang sudah di mainkan oleh dirinya bersama timnya.

Sedangkan untk Meret sendiri, walaupun ia lebih tua dua tahun dari Donnarumma, ia juga banyak di prediksikan akan menjadi sebagai penjaga gawang masa depan dari Italia.

Meret untuk musim ini ia sudah sukses mendapatkatn delapan Clean Sheet dan sukses membantu timnya SPAL 2013 untuk tetap berada di puncak klasemen sementara Serie B dan memiliki peluang yang besar untuk di promosikan bermain di Serie A Italia Tahun depan. (FD)

Hardianto Merasa Cocok Dengan Taktik Milla

Posted by agenbola | Berita Cyber | Wednesday 22 March 2017 10:55 pm

Salah satu pemain ujung tombak dari Timnas Indonesia U 22, Ahmad Nur Hardianto, di ketahui bahwa dirinya memiliki suatu kesan yang sangat membanggakan pada saat melakukan debutnya.

Walaupun kalah dari Myanmar dengan skor 1-3, ia mengakui bahwa sangat terkesan sekali dengan skema dan taktik permainan yang telah di tentukan oleh pelatih Luis Milla.

Kita semuanya tahu bahwa Indonesia harus mengakui ketangguhan dari Myanmar dengan skor 1-3 pada saat melakoni laga pertandingan uji coba.

Penyerang yang bermain untuk Persela Lamongan tersebut ini telah menciptakan satu-satunya gol bagi Indonesia pada laga tersebut.

Tepatnya pada menit ke 21, nama dari Nur Hardianto masuk ke papan pencetak skor, yang mana dengan golnya sempat membuat Timnnas Indonesia unggul terlebih dahulu dari tamunya Myanmar.

Yang mana dengan memanfaatkan akan umpan silang dari Saddil Ramdani ia dengan sigap menyundul bola tersebut ke arah gawang Myanmar.

“Syukur Alhamdulillah saya bisa menciptakan gol pertama bagi Timnas. Jujur, saya merasa sangat nyaman sekali dengan skema atau taktik yang telah di pasang oleh pelatih. Namun, kami belum tampil dengan maksimal, dan saat ini kami masih dalam tahap perbaikan.” Kata Nur Hardianto.

Hardianto di ketahui bahwa dirinya tidak dapat bermain secara penuh, yang mana pada saat pertandingan memasuki babak kedua, Pelatih Luis Milla memutuskan untuk memainkan sosok pemain yang baru saja mendapatkan kewarganegraannya Ezra Walian.

“Sangat di sayangkan sekali, bahwasannya pada babak kedua, saya harus di gantikan oleh pelatih dengan Ezra, sebab terdapat sedikit masalah di paha saya, sedikit ada tanda memas karena terjadi benturan.” Sambungnya.

Tidak hanya Nur Hardianto saja yang di tarik oleh Luis Milla, Saddil juga di tarik keluar tepatnya di menit ke 72 dengan memasukan Osvaldo Ardile Haay.

Para petinggi klub Persela Lamongan berserta seluruh jajarannya juga memberikan dukungan penuh kepada kedua pemain tersebut, mereka sangat percaya diri bahwa langkah yang telah mereka ambil tersebut bisa mengiringi Saddil dan Hardianto untuk mendapatkan prestasi yang bagus bersama Timnas Garuda Muda. (FD)

Ezra Merasa Sangat Bersyukur Sekali

Posted by agenbola | Berita Cyber | Wednesday 22 March 2017 10:55 pm

Salah satu penyerang dari tim nasional Indonesia yakni Ezra Walian yang pada saat ini telah berusia 19 tahun mengungkapkan rasa syukurnya setelah selesai menjalani pertandingan laga uji coba melawan tim nasional Internasional Myanmar yang di langsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, hari Selasa semalam tanggal 21 Maret 2017.

Laga yang sukses di menangi oleh Myanmar dengan skor telak 3-1 atas Indonesia, gol-gol tersebut di ciptakan oleh Maung Maung Lwin menit ke 22, Kyaw Ko Ko menit ke 74, dan Aung Si Thu.

Untuk tim nasional sendiri mereka sukses membuat satu buah gol berkat sundulan dari Ahmad Nur Hardianto di menit ke 22.

Walaupun pada laga tersebut Ezra tidak berhasil membuat gol, namun pesonanya tetap menyita perhatian dari para pendukung setia dari Indonesia yang tepatnya pada saat di masukan oleh pelatih Timnas Luis Milla Aspas di menit ke 46, untuk menggantikan Ahmad Nur Hadianto.

Nama pemain yang lahir di Amsterdam, Belanda tersebut ini di sebutkan sebanyak tiga kali oleh para pendukung Garuda Merah Putih.

“Terima kasih seklai atas dukungannya, saya telah mendapatkan apa yang telah saya mimpikan selama ini.” Ungkap Ezra melalui akun resmi dari Instagramnya.

“Akan tetapi, saya meminta maaf karena belum bisa membantu atau memberikan kemenangan. Untuk kedepannya saya dan seluruh para pemain Indonesia lainnya akan berjuang lebih baik lagi kedepannya.” Tambah Ezra.

Sebelumnya nama dari Ezra sendiri sempat di ragukan untuk bisa tampil memperkuat Indonesia saat berlaga kontra dengan Myanmar, karena proses naturalisasinya sampai hari Senin tanggal 20 Maret 2017 siang hari belum juga selesai.

Namun, pada hari Senin malam, Ezra telah resmi menjadi warga negara dari Indonesia, setelah Keppres pangajuan untuk kewarganegaraan resmi di tanda tangani oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam laga terebut Myanmar di ketahui bahwa mereka memang sangat mendominasi sekali saat berhadapan dengan Indonesia, yang mana mereka telah unggul dalam masalah penguasaan bola sebanyak 55 persen, 13 tembakan, 5 tepat sasaran, dan akurasi soal operan mencapai 84. (FD)

Indonesia Punya Masa Depan Yang Cerah

Posted by agenbola | Berita Cyber | Tuesday 21 March 2017 11:50 pm

Pelatih dari tim nasional Myanmar yang berkebangsaan asal Jerman, Gred Zeise, telah memprediksikan bahwa Timnas Indonesia akan memiliki suatu masa depan yang sangat cerah sekali.

Namun, pelatih yang berasal dari Jerman ini menilai bahwa hal tersebut akan dapat terlaksana akan tetapi Luis Milla Aspas masih memerlukan waktu yang cukup untuk bisa membangun tim yang baru saja di buat oleh dirinya.

Kita tahu bahwa Indonesia harus mengakui akan kekuatan dari Myanmar setelah mereka kalah dengan skor telak 1-3 pada pertandingan laga ujicoba yang di mainkan di Stadion Pakansari, Bogor.

Kubu Merah Putih di ketahui bahwa mereka sempat unggul terlebih dahulu berkat gol yang di ciptakan oleh Ahamd Bur Hardianto sebelum setelah Myanmar sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada akhir babak pertama.

Sangat mengejutkan sekali bahwa pada pertandingan yang memasuki babak kedua, Bagas Adi Nugroho dan kawan-kawan harus mengalami penurunan performa, sehingga membuat Indonesia harus rela di bobol sebanyak dua kali.

“Tim sepak bola Indonesia memiliki masa depan yang sangat cerah sekali. Yang mana di dalam kubu mereka memiliki pemain-pemain muda yang sangat potensial sekali.” Ungkap Gerd Zeise pada saat melakukan sesi jumpa pers setelah laga selesai.

“Pelatih yang mereka milik yakni Luis Milla Aspas memiliki pengalaman yang sangat luar biasa. Ia mampu membuat Indonesia menjadi tim yang sangat kuat di masa depan, jadi kita hanya tinggal tunggu saja waktunya.” Tutup pelatih yang pada saat ini berusia 64 tahun tersebut.

Pada laga tersebut, di ketahui bahwa Timnas Myanmar memang telah memainkan banyak pemain yang mayoritasnya berstatus sebagai pemain senoior.

Sedangkan untuk Indonesia sendiri mereka dengan sangat berani sekali untuk memainkan pasukan mudanya yang dapat di katakan Under 22 tahun, yang mana skuat ini memang benar-benar di persiapkan untuk bisa bersaing di ajang SEA Games 2017 yang akan di langsungkan di Malaysia pada tahun 2017 ini.

Target dari Indonesia ialah untuk bisa memenangkan mendali Emas pada ajang game terbesar di kancah Asia Tenggara tersebut. (FD)

« Previous PageNext Page »

Demo Title

Demo Description


My first Popup

This will close in 20 seconds