SITUS JUDI ONLINE – Jangan Kambing Hitamkan David Luiz
SITUS JUDI ONLINE -Kekalahan yang diterima Chelsea di partai penting semalam membuat mereka pupus harapan dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
Bek asal Brasil David Luiz dituduh menjadi kambing hitam atas kegagalan klub tersebut atas tekelnya yang kurang sempurna sehingga penyerang United Chicarito dapat leluasa mencetak gol di awal pertandingan.
Setelah melakukan blunder tersebut terlihat carlo Ancelotti sedikit bertengkar dengan David Luiz dan pelatih Chealsea tersebut langsung menyiapkan Alex untuk mengantikan Luiz di babak kedua.
Namun, pandangan lain dinyatakan legenda Arsenal, Martin Keown. Ia menyatakan bahwa David Luiz tidak sepenuhnya bersalah atas kekalahan tersebut. Dalam tulisannya yang dimuat The Daily Mail, Senin (9/5/2011): “Carlo Ancelotti menyalahkan David Luiz dalam meloloskan Javier Hernandez dalam gol pertama MU – tapi tidaklah betul ia harus menanggung semua kesalahan.
Seharusnya Terry sudah bisa mengantisipasi hal ini. Jika ia merasa Luiz sudah jauh dari posisinya, Harusnya Terry memberitahukannya untuk segera kembali ke posisi garis offside. Atau dia ikut maju agar sejajar lagi dengan Luiz sehingga dapat membantunya tatkala Chicharito lepas dari sergapan Luiz dan mereka berdua yang bersalah atas terjadinya gol tersebut ujar Keown.(a9388.com)











INDO IBCBET – Real Madrid bergerak cepat menyongsong musim depan dengan membeli pemain baru yakni Nuri Sahin hari ini, meskipun Bursa Pemain Transfer belum dibuka dan kompetisi La Liga belum selesai.
SITUS BOLA ONLINE – Bermain di kandang sendiri Camp Nou,Barcelona berhasil mengalahkan saudaranya Espanyol dengan skor 2-0 dan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk meraih gelar La Liga musim ini.
KASINO SBOBET – Manchester United selangkah lagi menjadi juara Premier League yang ke-19 kalinya setelah mengalahkan musuh besarnya Chelsea dengan skor 2-1 di Old Trafford.
AGEN BOLA – Andrea Pirlo kemungkinan besar akan dibuang dari skuad Rossoneri pada akhir musim, meskipun berhasil membawa AC Milan meraih gelar ke-18.