Posted by Agen Bola | Berita Cyber | Wednesday 15 June 2016 10:05 pm

Euro sudah jadi ajang besar beragam pemain hebat dari benua Eropa. Oleh karenanya, banyak pemain yang senantiasa menginginkan tampak di turnamen empat tahunan itu.

Nyatanya terdapat banyak pemain yang pernah tampak di Euro namun dapat kembali pada turnamen itu dalam kemampuan yang tidak sama yaitu sebagai pelatih tim nasional mereka. Siapa sajakah mereka? Di bawah ini yaitu rangkumannya.

1. Marco van Basten
Pemain
Marco van Basten adalah pemain utama Belanda di Euro 1988. Ia jadi top score di turnamen itu serta sekalian mengantarkan tim Oranje mencapai juara.

Van Basten kembali menguatkan Belanda pada Euro 1992 namun ia tidak berhasil cetak di turnamen itu. Perjalanan Belanda cuma hingga babak semi final sesudah kalah adu penalti melawan Denmark.

Pelatih
Van Basten lalu mengatasi Belanda di Euro 2008. Sesudah tampak hebat di babak penyisihan group dengan menaklukkan juara dunia Italia serta runner up Piala Dunia Prancis, Tim Oranje pada akhirnya kalah dari Rusia, yang notabene dilatih oleh pelatih asal Belanda Guus Hiddink dengan score 3-1 sesudah perpanjangan saat. Van Basten lalu mundur sebagai pelatih timnas selang beberapa saat.

2. Frank Rijkaard
Pemain
Di saat jayanya, Frank Rijkaard yaitu satu diantara gelandang yang lengkap. Ia mencapai keberhasilan besar berbarengan Ruud Gullit serta Marco Van Basten dengan mengantarkan Belanda menentramkan Euro 1988.

Rijkaard kembali bermain di Euro 1992 dimana ia cetak gol melawan Jerman di babak fase group. Rijkaard kembali cetak satu gol lagi di semi final melawan Denmark namun sayangnya Belanda tersingkir melalui adu penalti.

Pelatih
Dibawah Frank Rijkaard, Tim Oranje memperoleh pujian lantaran bermain baik di Euro 2000. Mereka dapat menyapu bersih kompetisi penyisihan group dengan kemenangan setelahmengalahkan Prancis 3-2, Republik Ceko 1-0 serta Denmark 3-0 untuk maju ke perempat final.

Di perempat final, Belanda mengamuk sesudah menghajar Yugoslavia dengan score 6-1 serta kemenangan paling besar selama turnamen. Tetapi, Belanda pada akhirnya mesti mengaku ketangguhan Italia di babak semi final sesudah menyerah melalui adu penalti.

3. Dino Zoff
Pemain
Zoff menolong Italia memenangkan Euro 1968 dengan Italia walau baru bikin kiprah internasional di semi final. Cuma dalam dua kompetisi, ia dinobatkan sebagai Penjaga gawang Paling baik di turnamen.

Italia setelah itu kembali tampak di Euro 1980 namun cuma mampu finis di posisi empat. Pada turnamen itu Zoff cuma kebobolan satu gol serta mengemas tiga clean sheet hingga kembali dipilih sebagai Penjaga gawang Paling baik.

Pelatih
Sebagai pelatih, Zoff memimpin Italia di Euro 2000. Di turnamen itu Italia dapat melaju ke babak final namun sayang mesti menyerah dari Prancis melalui golden goal David Trezeguet. Kekalahan itu bikin Zoff memutuskan mundur dari timnas.

4. Michel Platini
Pemain
Pada th. 1984, Michel Platini jadi kapten timnas Prancis di Euro yang diadakan negara mereka. Ia tampak gemilang dengan membawa Les Bleus keluar sebagai juara.

Platini sendiri tampak tajam di turnamen itu dengan cetak sembilan gol dari lima kompetisi hingga mengunci gelar pencetak gol paling banyak. Hingga sekarang ini belum ada yang mampu melalui perolehan gol Platini dalam histori Euro.

Pelatih
Platini diakui untuk memimpin Prancis di Euro 1992. Tetapi, ia tidak berhasil memberi prestasi karena timnya tidak berhasil lolos dari fase group sesudah cuma mencapai dua hasil imbang serta sekali kalah dari tiga kompetisi.

5. Franz Beckenbauer
Pemain
Franz Beckenbauer adalah kapten Jerman Barat yang memenangkan Euro 1972. Di partai final, mereka sukses mengalahkatim kuat Uni Sovyet dengan score 3-0 serta nama Beckenbauer bahkan juga dipilih untuk masuk dalam tim paling baik turnamen.

Empat th. berselang atau tepatnya pada th. 1976, Beckenbauer menginginkan mengulangi kembali kesuksesannya di Euro. Tetapi, Jerman Barat tidak berhasil menjaga gelarnya sesudah kalah dari Cekoslovakia di final melalui perpanjangan saat.

Pelatih
Saat Beckenbauer memimpin Jerman Barat di Euro 1988, banyak yang menginginkan Jerman Barat bakal mengangkat trofi. Sesudah imbang melawan Italia serta menang melawan Denmark serta Spanyol, perjalanan mereka di turnamen itu begitu bagus. Tetapi, Beckenbauer mesti terima fakta pahit tersingkir di babak semi final dari Belanda yang setelah itu jadi juara.(al)

Agen Bola

Cyberbola.com adalah Agen Bola Sbobet Tepercaya Indonesia yang memberikan permainan sbobet online bagi anda. Segera miliki account gratis di Sbobet.com bersama Agen Sbobet resmi cyberbola - yang akan membantu anda bermain langsung dengan minimal deposite 200.000,-

Selain sebagai Agen Sbobet - cyberbola merupakan tempat betting dan taruhan bola online - kasino online - togel dan bola tangkas terlengkap di Indonesia termasuk permainan untuk ibcbet, 9nagatangkas, 338a, sgd777, a9388, tangkatnet dan banyak lagi yang lainnya.

Google+

Komentar

Tidak ada komentar

Tidak ada komentar.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.