Max Masih Belum Mau Pikirkan Masa Depannya

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 11 May 2018 1:39 am

Pelatih dari Juventus FC, Massimiliano Allegri mengakui bahwa dirinya sampai saat ini masih belum memikirkan akan masa depannya bersama dengan Juventus FC setelah musim ini berakhir.

Karena pada saat ini telah terdapat banyak rumor yang menyatakan bahwa ia akan seger pergi dari Juventus FC pada musim panas 2018 nanti.

Terdapat kabar yang menyatakan bahwa ia akan segera bergabung dengan Arsenal FC atau Chelsea FC yang pada saat ini juga tengah mengincar jasanya.

Untuk Arsenal sendiri mereka dipastikan akan tidak memiliki pelatih pada akhir musim 2017/2018 ini, sebab Arsene Wenger telah memutuskan untuk pergi dari Emirates Stadium.

Sedangkan untuk Chelsea FC sendiri yang diketahui bahwa mereka telah gagal untuk bisa mempertahankan akan gelar juar Liga Inggris pada musim ini, menjadi sebuah ancaman bagi seorang Antonio Conte.

Namun, Allegri sama sekali tidak ingin membahas tentang apa yang telah beredar pada saat ini, yang mana ia hanya ingin memfokuskan dirinya dengan kesuksesan dari tim asuhannya untuk dapat bisa merayakan akan gelar juara Coppa Italia dan juga gelar juara Serie A Italia yang tinggal satu langkah lagi akan segera mereka dapati.

Pada partai puncak final Coppa Italia, Juve sukses mengalahkan AC Milan dengan skor telak 4-0 saat bermain di Stadion Olimpico, dan hal ini juga merupakan hasil kemenangan untuk yang keempat kalinya bagi salah satu tim asal kota Turin tersebut ini dalam memenangkan gelar Coppa Italia. Kesempatan untuk bisa membawa Juventus FC memenangkan gelar juara Scudetto pada musim ini sangat besar sekali peluang mereka.

“Saya tidak ingin memikirkan soal masa depan saya, saya masih memiliki kontrak dengan Juventus itu intinya dan seperti biasa saya akan tetap berkerja dengan baik sampai akhir nanti.” Kata Allegri seperti yang dilansirkan oleh Soccerway. (FD)

Luis: Nilai Griezmann Terlalu Murah!

Posted by agenbola | Berita Cyber | Friday 11 May 2018 1:39 am

Gelandang serang andalan milik Atletico de Madrid, Antoine Griezmann, dipastikan bahwa ia akan menjadi target incaran dari tim papan atas Eropa pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2018 nanti.

Klausul pelepasan milik Griezmann sendiri diketahui sebesar 100 juta euro, dan nilai tersebut dinilai oleh rekan satu timnya yakni Felipe Luis masih terlalu rendah nilainya. Bek kiri asal Brasil tersebut ini mengacu pada harga pasar dari para pemain sepak bola telah berkembang pada saat ini.

Pastinya kita semua tahu bahwa Paris Saint Germain membeli Neymar Jr dari FC Barcelona dengan nilai transfer 222 juga euro.

Dan hal ini rupanya berdampak kepada Barca yang membeli Felippe Coutinho dengan nilai transfer sebesar 120 juta euro dari Liverpool FC dan juga membeli Ousmane Dembele pada nilai 105 juta euro.

Bagi Luis, harga jual dari seorang Griezmann seharusnya bisa lebih tinggi lagi dari 100 juta euro.

Akan tetapi lantaran klausul penebusnnya hanya 100 juta euro, maka kubu atletico tidak akan dapat berbuat banyak jika benar terdapat sebuah tim yang bersedia membayar akan hal tersebut.

Pernyataan Luis tersebut pastinya menyindir akan apa yang terjadi di dalam timnya pada saat ini, yang mana nilai Griezman terlalu rendah untuk bisa pergi dari Atletico de Madrid.

Luis juga menambahkan bahwa niai jual dari Griezmann sendiri akan terasa jauh lebih murah jika pemain internasional Prancis tersebut ini dapat bermain dengan luar biasa saat bermain di babak final Piala Eropa kontra dengan Olympique Marseille, dan mampu membawa timnya menjadi juara pada kompetisi tersebut.

“Nilai Griezmann terlalu rendah pada saat ini, harganya hanya 100 juta euro, ini akan menjadi jauh lebih murah lagi jika ia mampu membantu kami memenangkan gelar juara Europa 2017/2018.” Kata Luis. (FD)

Pochettino: Kami Harus Jaga Tiket UCL

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 10 May 2018 1:17 am

Pelatih dari Totttenham Hotspur, Mauricio Pochettino menyatakan dengan cukup tegas bahwa tim asuhannya akan dapat berkerja dengan keras agar dapat bisa finis pada empat besar di klasemen akhir Liga Inggris 2017/2018.

Bahkan pelatih asal Argentina tersebut ini menyatakan bahwa mereka akan mati-matian demi untuk bisa mempertahankan akan posisi dari mereka saat ini.

Posisi dari tim yang berjuluk The Lily Whites tersebut pada saat ini berada di empat besar, rupanya posisi ini cukup terancam dengan performa dari Chelsea FC yang kian lama semakin membaik.

Pochettino dan anak asuhnya saat ini unggul dua poin dari Chelsea FC yang berada diperingkat kelima.

Dengan satu kekalahan saja, pastinya akan membuat peluang dari Tottenham untuk bisa bermain di pentas Liga Champions musim depan sangat kecil.

Tim asuhan dari pelatih Mauricio Pochettino sendiri diketahui bahwa mereka akan melakoni laga tandang melawan Newcastle United pada tanggal 10 Mei 2018, walaupun demikian, kubu Spur dapat sedikit bernapas legah disebabkan karena catatan bermain tandang dan bermain di Wembley stadium cukup berjalan dengan sangat lancar sekali.

Hal ini terlihat dari 17 laga yang telah dijalani, mereka baru menelan dua kali kekalahan, empat kali seri, dan 11 kali kemenangan.

Walaupun demikian, Pochettino memerintahkan kepada tim asuhanyya untuk bisa mengeluarkan permainan terbaik yang dimiliki oleh semua anak didikannya pada dua pertandingan terakhir bagi Spur pada musim 2017/2018.

“Semuanya pada saat ini ada di tangan kami, kami harus dapat berjuang dengan keras untuk bisa mengakhir musim ini berada di empat besar. Semua pemain harus bermain mati-matian pada sisa pertandingan di musim ini.” Tegas pelatih berkebangsaan asal Argentina tersebut. (FD)

De Bruyne: Yaya Toure Pemain Penting City

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 10 May 2018 1:17 am

The Citizens Manchester City kembali menegaskan bahwa mereka adalah salah satu tim besar Liga Inggris, hal ini terjadi setelah mereka memenangkan gelar juara English Premier League musim 2017/2018.

Hal ini pun mendapatkan penilaian dari salah satu pemain City yang bernama Kevin de Bruyne atas performa dari timnya pada beberapa musim terakhir berkat konstribusi besar dari rekan satu timnya yakni Yaya Toure.

Toure merupakan salah seorang pemain yang memulai suatu hegemoni bagi Manchester City di pentas Liga Inggris, semenjak sang pemain di datangkan dari FC Barcelona pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2010 yang lalu.

Semenjak kedatangannya bagi lini tengah City, tim yang bermarkaskan di Etihad Stadium tersebut ini sudah sukses memenangkan tiga buah gelar Liga Inggris termasuk gelar juara untuk musim ini.

Oleh sebab itu lah mengapa Bruyne memberikan perdikat pionir tersebut sangat pantas bagi seorang Yaya Toure akan jasanya bagi tim yang satu kota dengan Manchester City.

Seperti yang banyak kita ketahui bahwa musim ini adalah musim terakhir bagi pemain berkebangsaan asal Pantai Gading tersebut ini, hal ini di sebabkan karena kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini dan tidak diperpanjang lagi oleh pihak manajemen Manchester City.

Pastinya denga kepergian dari pemain asal Pantai Gading tersebut ini pastinya para penggemar setia dari Manchester City akan cukup menyakitkan bagi mereka, karena jasa dari pemain tersebut.

Kevin De Bryune pun mengakui bahwa Yaya adalah seorang pemain besar yang memulai akan revolusi yang ada di tubuh Manchester City.

“Saya rasa Yaya adalah salah satu pemain yang memulai akan revolusi di City, ia telah memiliki banyak laga-laga yang hebat dan juga memenangkan pertandingan yang banyak di sini. Ia layak untuk bisa mendapatkan sebuah pertadingan perpisahan yang besar.” Kata pemain asal Belgia tersebut. (FD)

Dovizioso Kena Ultimatum

Posted by agenbola | Berita Cyber | Wednesday 9 May 2018 11:51 pm

General Manager dari kubu Ducati Corse, Luigi Dall’Igna memberikan sebuah pesan keras atau ultimatum kepada salah satu ridernya yang bernama Andrea Dovizioso.

Hal ini disebabkan karena sampai saat ini juga Dovizioso masih belum bersedia untuk dapat menandatangai kontrak barunya bersama dengan Ducati.

Menanggapi akan apa yang telah dilakukan oleh ridernya tersebut, Dall’Igna menyatakan dengan sangat tegas sekali bahwa Ducati juga belum mendapati suatu recana cadangan dan masih tetap berharap agar Dovi bersedia untuk bertahan di kubu mereka.

“Saya rasa saat ini Ducati Corse akan melakukan tindakan apa saja yang dapat kami lakukan agar dapat membuktikan bahwa Dovizioso akan tetap bersama kami>” Kata Dall’Igna seperti yang diberitakan oleh Paddock-GP.

“Saat ini saya lebih merasa pesimis jika dibandingkan dengan balapan yang sebelumnya, belum ada rencana B dalam tim ini, kana tetapi kami akan terus berkerja dengan keras.” Tambahnya. Diketahui bahwa Dovizioso menolak proposal tawaran perpanjangan kontrak dari tim Ducati, di sebabkan karena masalah gaji.

Kabar beredar menyatakan bahwa Ducati menyodorkan gaji sebesar 5 juta euro dalam satu musim. “Ini adalah sebuah proposal terbaik yang terbaik dari kami untuk seorang Andrea Dovizioso, sekarang semuanya terserah kepadanya, biarlah ia yang memutuskannya.” Tegas Dall’Igna.

Kubu dari Dovizioso sendiri sepertinya mereka masih belum puas dengan angka tersebut, yang mana mantan rider dari Repsol Honda tersebut ini meminta kepada Ducati untuk dapat bisa memberikannya gaji sebesar 7 juta euro dalam satu musim. (FD)

« Previous PageNext Page »

Demo Title

Demo Description


My first Popup

This will close in 20 seconds