Raiola Ajak Poba Keluar Dari Manchester United

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 13 September 2018 12:59 pm

Agen dari Paul Pogba yakni Mino Raiola diketahui bahwa ia menjadi salah seorang yang paling sangat berjasa untuk dapat bisa mendatangkan pemain internasional Prancis tersebut ini ke Old Trafford pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2016 yang lalu. Setelah dua musim Raiola malah membujuk pemainnya tersebut inin untuk bisa pergi dari Manchester United.

Seperti yang dilansirkan oleh Express, pada dua tahun yang lalu Pogba memang didatangkan oleh Manchester United dengan nilai transfer sebesar 89 juta pounds.

Akan tetapi sebenarnya Pobga tidak hanya langsung mau bergabung dengan United, sebab pada kala itu Real Madrid CF juga sangat tertarik dengan dirinya.

Bahkan terdapat beberapa kesempatan Paul Pogba juga mengakui bahwa ia sangat mendambakan untuk dapat bisa bermain mengenakan seragam kebesaran Real Madrid CF pada saat Zinedine Zidane masih melatih tim tersebut, yang mana ia menilai bahwa tim tersebut memiliki keunggulan yang jauh lebih besar dari pada Manchester United.

Zidane sendiri juga merupakan salah satu sosok idola bagi Pogba semasa ia masih kecil, sehingga bermain menjadi anak asuhnya Zidane merupakan sebuah hal yang sangat luar biasa bagi Pogba.

Namun, Raiola memaksa kliennya untuk bisa melupakan Madrid dan lebih memilih untuk bergabung bersama dengan Manchester United.

Pada saat ini Pobga sangat sering sekali mendapatkan cibiran, dan hal tersebut membuat agennya meminta ia untuk pergi dari Manchester United agar dapat lebih berkembang dari pada saat ini.

Saat ini telah terdapat dua tim besar Eropa yang tertarik untuk mendapatkan jasanya ialah FC Barcelona (untuk menggantikan peran dari Andres Iniesta) dan Juventus FC yang ingin mengembalikan performa terbaik dari Pogba. (FD)

Dybala Akan Segera Tinggalkan Juve

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 13 September 2018 12:59 pm

Prsiden dari Palermo, Maurizio Zamparini, membuat sebuah prediksi bahwa salah satu mantan pemainnnya yang bernama Paulo Dybala akan segera pergi dari Juventus FC pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2019. Menurut pantauan dari Zamparini, dengan kehadiran dari seorang Cristiano Ronaldo ke kubu I Bianconeri telah menjadi pemicu bagi Dybala untuk bisa melakukan hal tersebut.

Pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2018/2019, Zamparini memprediksikan bahwa Dybala akan berada di belakang bayan-bayang Cristiano Ronaldo. Zamparini menilai bahwa ini akna menjadi suatu hal yang sangat menyulitkan bagi mantan anak didikannya tersebut untuk bisa membalikan akan keadaannya di dalam kubu Juve.

Hal ini juga dikarenakan kondisi dari Cristiano Ronaldo sedang dalam masa-masa keemasannya setelah pada musim lalu ia sukses membantu mantan timnya Real Madrid CF meraih trofi gelar juara Liga Champions untuk yang ketiga kali secara beruntu. Semenjak pindah ke Juve, Ronaldo akan tetap menjadi seorang pemain yang sangat inti bagi tim yang berpusat di kota Turin tersebut, walaupun sampai saat ini masih belum mampu menciptakan gol bersama dengan tim barunya.

Yang menjadi unik ialah pada saat Zamparini menyatakann bahwa kondisi dari Dybala sendiri tidak akan terjadi jika sang pemain masih bermain untuk timnya yakni Palermo.

“Dybala telah memiliki beberapa tawaran dan saya rasa ia akan segera pergi dari Juve. Juve pada saat ini sendiri telah memiliki banyak pemain yang hebat dan merupakan sebuah hal yang sangat sulit sekali untuk dapat bisa bermain bersama dengan semua orang sekaligus, akan tetapi dengan tidak memainkan Dybala maka itu adalah sebuah kesalahan yang sangat besar sekali.” Kata Zamparini seperti yang dilansirkan oleh Dailymail. (FD)

Lahm: Guardiola Pelatih Yang Luar Biasa

Posted by agenbola | Berita Cyber | Tuesday 11 September 2018 12:43 pm

Salah satu legenda sepak bola milik FC Bayern Munchen, Philipp Lahm, menyatakan bahwa pelatih dari Manchester City saat ini yakni Josep Guardiola merupakan seorang pelatih yang sangat luar biasa. Baginya, Guardiola adalah pelatih terbaik dalam hal yang sangat suka sekali menganalisa permainan lawan dan juga suka menerapkan akan gaya bermain tim yang dilatih oleh dirinya.

Lahm mengakui bahwa ia sangat mengagumi akan cara melatih dari Guardiola, semenjak Guardiola menjabat sebagai pelatih dari Munchen, musim 2013/2014 sampai 2015/2016, Lahm selalu menyukai akan cara kepimpinan dari kepelatihan berkebangsaan asal Spanyol tersebut.

Lahm juga merasa bahwa gaya permainan yang telah diberikan oleh Guardiola kepada Munchen telah sangat melekat dengan FC Bayern Munchen. Ia merasa bahwa eks pelatih Barcelona tersebut ini telah memberikan dampak yang sangat baik sekali bagi tim yang bermarkaskan di Allianz Arena. Jadi apa yang ada bersama dengan Guardiola, Lahm mengakui dan menggaguminya.

“Pep adalah seorang pelatih yang sangat luar biasa, ia sangat hebat sekali, ia bagus pada saat melakukan analisa permainan dari lawan, dan ia langsung mengkonsepkan akan permainan. Saya tidak tahun apakah ia memberikan dampak atau tidak bagi persepakbolaan di negara Jerrman, akan tetapi yang pasti ia telah meninggalkan akan suatu jejak yang telah menjadi panutan bermain di Bayern.” Kata Lahm seperti yang dilansirkan oleh Marca.

“Ia sangat hebat dalam hal menganalisi serta melakukan pengajaran kepada para pemain pada setiap pemain. Cara ia mengajari para pemain juga sangat melekat sekali, kami jadi tahu apa yang harus kami lakukan pada saat bermain diatas lapangan dengan situasi apa pun.” Pungkas mantan pemain timnas Jerman tersebut. (FD)

City Siap Salip Rabiot Dari Barca

Posted by agenbola | Berita Cyber | Tuesday 11 September 2018 12:43 pm

Salah satu gelandang serang milik Paris Saint Germain, Adrien Rabiot, sepertinya ia masih menjadi target incaran dari banyak tim-tim papan atas Eropa. Salah satu tim yang masih sangat tertarik untuk bisa mendapatkan tanda tangan dari gelandang asli asal Prancis tersebut ialah FC Barcelona.

Usaha dari Barcelona untuk bisa mendapatkan Rabiot untuk bisa mendaratkannya ke Camp Nou telah terjadi sejak jendela bursa transfer musim panas tahun 2018. Akan tetapi, rupanya negosiasi telah berjalan dengan sangat alot sekali sehingga pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2018 ditutup. Walaupun demikian, Barcelona dikabarkan bahwa mereka akan tetap terus berusaha dengan keras pada jendela bursa transfer musim dingin bulan Januari 2019 mendatang.

Namun, sepertinya usaha dari Barcelona tersebut akan mendapatkan suatu kendala untuk bisa mengamankan jasa dari pemain berusia 23 tahun tersebut. Hal ini disebabkan karena Manchester City juga telah dikabarkan bahwa mereka siap untuk bisa merebut Rabiot dari tangan Barcelona.

Seperti yang telah diberitakan oleh Marca, pelatih dari Manchester City, Josep Pep Guardiola, telah melakukan pergerakan dengan bertemu salah satu perwakilan dari Rabiot untuk membicarakan masalah negosiasi. Pelatih berkebangsaan asal Spanyol tersebut ini telah mengajukan tawaran untuk bisa mendapatkan tanda tangan dari Rabiot agar bisa bermain didalam skuatnya.

Rabiot menjadi target incaranan dari Manchester City untuk bisa menggantikan peran dari Fernandinho yang dapat dibilang sudah cukup tua, yang telah berusia 34 tahun. Walaupun Rabiot akan berstatus sebagai seorang pemain yang bebas transfer pada bulan Juni tahun 2019 mendatang, City akan bersedia untuk bisa mendatangkan Rabiot pada musim dingin mendatang. (FD)

King Cantona Ingin Latih United

Posted by agenbola | Berita Cyber | Monday 10 September 2018 12:01 pm

Salah satu legenda sepak bola Manchester United asal Prancis, Eric Cantona, mengakui bahwa dirinya tertarik untuk bisa menjadi pelatih bagi mantan timnya. Hal ini disebabkan karena dirinya merasa cukup mampu untuk bisa mengembalikan akan masa kejayaan dari Manchester United di dalam dunia sepak bola.

Performa yang cukup kurang apik memang terlihat dari apa yang didapati oleh Manchester United pada awal musim 2018/2019. Dari empat laga yang telah dijalani oleh mereka, United baru sukses mengemas dua kali kemenangan saja, dengan demikian mereka pun pada saat ini harus puas untuk bisa berada di peringkat ke 10 klasemen sementara Liga Inggris musim 2018/2019.

Merupakan sebuah hal yang sangat wajar sekali jika pada saat ini Cantona merasa cukup kecewa melihat dengan apa yang telah dialami oleh mantan timnya tersebut. Ia sempat yakin bahwa United pada musim ini dapat meraih suatu hal yang sangat luar biasa dari musim sebelumnya. Menurut penilaian dari dirinya, Jose Mourinho tidak mampu mengelola tim dengan cukup baik, sehingga membuat United mendapatkann hasil yang buruk pada beberpa pertandingan yang dijalani oleh United.

“Saya juga memiliki keinginan untuk bisa melatih di United jika saya mendapatkan panggilan dari pihak manajemen United. Saya akan sangat menikmati akan hal tersebut dan pastinya akan berusaha untuk bisa membuat Manchester United untuk bisa tampil lebih kreatif lagi dari pada sebelumnya.” Kata Cantona seperti yang diberitakan oleh Goal.

“Ini akan sangat bagus sekali untuk para fans setia United, seperti halnya pada saat Alex Ferguson, ia telah membiarkan pemain menjadi sangat kreatif sekali, dengan melakukan mereka bermain secara individu. kami semua terasa sangat spesial sekali dengan adanya dia. Semua pemain merasa dicintai, ia selalu memberikan pujian, pelatih yang baik, dan pelatih yang terbaik dari yang terbaik.” Pungkas Cantona. (FD)

« Previous PageNext Page »

Demo Title

Demo Description


My first Popup

This will close in 20 seconds