Marquez Masih Tetap Ingin Di Honda

Posted by agenbola | Berita Cyber | Monday 24 December 2018 2:19 am

Salah satu rider Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan bahwa dirinya pada saat ini masih belum memiliki niatan untuk dapat bisa pindah atau pergi dari tim yang diperkuat oleh dirinya saat ini yakni Repsol Honda.

Hal tersebut diungkapkan oleh rider asal Spanyol tersebut ini secara live melalui akun instagram agar dapat berinteraksi dengan para fans setiannya. Sebelumnya terdapat penggemarnya menanyakan apakah ia memiliki niatan untuk dapat bisa pindah ke Yamaha pada suatu saat nanti.

Rider yang mendapatkan julukan ‘Baby Allien’ tersebut menyatakan bahwa ia masih belum memikirkan untuk dapat pergi dari Honda. “Pada saat ini saya masih baik-baik saja bersama dengan Honda, saya tidak ingin pergi ke Yamaha.” Ungkap Marc Marquez seperti yang dilansirkan oleh GPOne.

“Untuk saat ini saya sama sekali tidak ingin berganti tim, terdapat banyak sekali komentar-komenar yang menyatakan bahwa saya akan berganti tim pada musim lalu, akan tetapi saya saat ini baik-baik saja bersama dengan Honda.” Pungkas Rider bernomor 93.

Sebelumnya Marquez sendiri sudah melakukan perpanjangan kontrak bersama dengan Repsol Honda pada bulan Febuari 2018 yang lalu, setidaknya rider yang sudah memenangkan tujuh gelar juara dunia tersebut ini masih akan tetap menjadi bagian dari Repsol Honda sampai tahun 2020 mendatang. (FD)

De Jong & De Ligt Punya Darah Azulgrana

Posted by agenbola | Berita Cyber | Sunday 23 December 2018 1:16 am

Dua orang Wonderkid milik Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt dan Frenkie De Jong, pada saat ini telah berubah menjadi pemain yang paling sangat diburu oleh tim-tim papan atas Eropa, yang mana salah satunya ialah FC Barcelona. Menyikapi akan hal tersebut, mantan dari salah satu punggawah El Barca, Xavi Hernandez menyatakan akan sikap mendukungnya agar De Jong dan De Ligt untuk bisa pindah ke kubu Azulgrana.

Xavi pun berani untuk menyebutkan bahwa kedua pemain tersebut telah memiliki DNA dari tim yang berasal dari kota Catalan tersebut, hal ini disebabkan setelah Xavi melihat akan permainan dari kedua pemaiun tersebut untuk tetap berusaha dengan keras agar bola tetap berada di kaki mereka, dan juga mampu melakukan operan-operan yang cepat seperti yang telah diperlihatkan oleh permainan dari FC Barcelona selama in.

Ajax dan Barca sendiri diketahui bahwa mereka miliki hubungan yang sangat baik sekali dalam hal transfer pemain. Yang mana pemain asli jebolan dari Ajax banyak yang bergabung dengan Barcelona dan meraih kesuksesan, oleh sebab itulah mengapa Xavi menyebutkan bahwa Ajax sudah seperti akademinya FC Barcelona.

“De Jong dan De Ligt, saya sangat senang dengan permainan mereka, keduanya akan sukses dan bagus sekali untuk Barcelona. Mereka sudah memiliki DNA dari Barca, yang mana akademi dari Ajax selalu menjadi sekolah yang sangat baik sekali untuk Barca, dan keduanya juga masih sangat muda sekali.” Kata Xavi seperti yang dilansirkan oleh Calcio Mercato.

Meskipun demikian, bukanlah suatu hal yang mudah bagi kubu Barca untuk bisa mendapatkan kedua pemain tersebeut, hal ini disebabkan karena masih banyak tim-tim yang di Eropa menginginkan jasa mereka, seperti Manchester City, Chelsea FC, sampai Juventus FC juga tertarik untuk mendapatkan De Jong dan De Ligt. (FD)

Allegri Minta Timnya Tidak Remehkan Roma

Posted by agenbola | Berita Cyber | Sunday 23 December 2018 1:16 am

Juventus FC diketahui bahwa mereka akan mendapatkan sebuah pertandingan yang sangat berat pada minggu ke 17 Serie A Italia musim 2018/2019, yakni dengan melawan AS Roma pada hari Minggu tanggal 23 Desember 2018. Mengetahui bahwa lawannya adalah Roma yang merupakan sebuah tim yang berat, pelatih dari Juventus FC Max Allegri meminta dan menghimbau kepada seluruh anak didikannya untuk dapat terus bermain dengan waspada dan juga tidak meremehkan tim yang berasal dari Ibukota Italia tersebut.

Walaupun bisa dibilang jarak poin antara Juve dengan Roma dibilang cukup sangat jauh sekali pada papan klasemen sementara Serie A Italia, yakni dengan terpaut 22 poin, akan tetapi Allegri tetap mewaspadai akan pergerakan dari setiap lawannya termasuk AS Roma. Bagi seorang Allegri Roma memang masih menjadi salah satu tim besar yang ada di Italia, oleh sebab itu walaupun pada saat ini Roma berada di peringkat ketujuh saat ini, Allegri juga masih tetap percaya bahwa kekuatan dari Serigala Roma masih menjadi yang terkuat pada saat ini.

“Roma adalah sebuah tim yang memiliki teknik yang sangat bagus sekali, salah satu perwakilan dari Italia yang masih bertahan di Liga Champions bersama dengan kami. Tidak ada yang dapat menyangka bahwa mereka mampu berada di posisi klasemen seperti saat ini, namun hal tersebut sama sekali tidak akan dapat membuat pertandingan nanti menjadi lebih mudah.” Kata Allegri seperti yang dilansirkan oleh halaman resmi dari Juventus FC.

“Posisi di klasemen sementara sama sekali tidak dapat memberitahukan akan semua hal, semuanya baru akan dapat terlihat nanti pada akhir 29 Desember 2018 nanti, yang mana semuanya telah berada di tengah-tengah separuh musim. Kami harus mendapatkan tiga poin pada laga melawan Roma, akan tetap pastinya hal tersebut tidak akan berjalan dengan mudah, sebab mereka memiliki kemampuan yang sangat tidak biasa saat berhadapan dengan lawan-lawan mereka.” Pungkas dari mantan pelatih AC Milan tersebut. (FD)

Musim Depan Mourinho Latih Juve?

Posted by agenbola | Berita Cyber | Saturday 22 December 2018 5:45 am

Nama dari seorang Jose Mourinho langsung banyak dikait-kaitkan dengan tim-tim besar asal Eropa setelah dirinya dipecat oleh Manchester United pada hari Selasa, tanggal 18 Desember 2018 yang lalu. terdapat beberapa tim yang langsung dikait-kaitkan dengan pelatih yang berkebangsaan asal Portugal tersebut seperti FC Bayern Munchen, Benfica FC, Valencia FC, FC Internazionale Milan, dan Real Madrid CF.

Akan tetapi terdapat kabar baru yang menyatakan bahwa seperti yang dilansirkan oleh Calciomercarto, Presiden dari Juventus FC Andrea Agnelli menelfon Mourinho, beberapa jam setelah Mou dipecat oleh Manchester United.

Sudah pasti terdapat suatu alasan mengapa Agnelli menelfon Mourinho, yang mana orang nomor satu di kubu Juve tersebut dinilai bahwa ia tertarik untuk dapat bisa menjadikan pelatih yang mendapatkan nama julukan The Special One tersebut ini sebagai pelatih baru dari timmya pada musim 2019 mendatang.

Sebelumnya Jose Mourinho sendiri memang sangat sering sekali diisukan bahwa ia memiliki hubungan yang tidak terlalu harmonsi bagi tim yang berasal dari kota Turin tersebut, hal ini terlihat dari rekam jejak sang pelatih yang selama dua musim menjadi pelatih dari FC Internazionale Milan yang merupakan musuh abadi dari Juventus FC.

Namun, kabar tersebut sepertinya hilang setelah Mourinho kedapatan berbincang dengan sangat serius sekali bersama dengan Pavel Nedved dan Agnelli. Hal tersebut terjadi pada saat Manchester United berhadapan dengan Juventus FC di Old Trafford Stadion di pertandingan ketiga Grup H Liga Champions 2018/2019.

Kesempatan dari kubu I Bianconerri untuk bisa mendapatkan Mourinho terbilang sangat besar sekali, hal ini ini disebabkan karena mereka memiliki hubungan yang sangat dekat sekali dengan agen dari sang pelatih yang bernama Jorge Mendes.

Yang mana Mendes sukses membantu Juve untuk bisa mendapatkan dua orang pemain asal Portugal yakni Joao Cancelo dan Cristiano Ronaldo pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2018 yang lalu. (FD)

Pep Berharap Dapat Berhadapan Dengan Mou Lagi

Posted by agenbola | Berita Cyber | Thursday 20 December 2018 6:43 am

Pelatih dari kubu The Citizens, Manchester City, diketahui bahwa ia angkat bicara mengenai pemecatan yang didapati oleh seorang Jose Mourinho dari jabatannya sebagai pelatih dari Manchester United. Sama halnya dengan pelatih-pelatih yang lain, Pep juga menyampaikan akan rasa simpatinya atas keputusan yang telah diambil oleh Manchester United untuk memecat Jose.

Guardiola sangat berharap sekali agar ia dapat kembali berhadapan dengan Jose Mourinho pada suatu hari nanti. Seperti yang kita ketahui pada sebelumnya, persaingan antara kedua pelatih tersebut dipentas Liga Inggris memang sangat sengit lagi, tidak hanya di Inggris saja, mereka juga sempat bersaing di Spanyol kala mereka masih melatih Real Madrid dan FC Barcelona.

Persaingan yang terjadi diantara mereka terjadi pada musim 2010 sampai 2012, yang mana pada kala itu membuat kedua tim sukses tampil dengan saling unjung gigi untuk dapat menjadi sebuah tim yang terbaik di Spanyol. “Mourinho sama sekali tidak membutuhkan saya, ia sangat kuat, ia akan segera kembali dan kami semuanya akan dapat berhadapan dengan ia kembali. Pada saat pemecataan terjadi, saya selalu merasa sedih untuk dirinya. Kami serasa sendiri, mungkin semua manajer akan merasakan hal yang sama seprti saya. Kami semuanya selalu dekat satu sama lain, di dalam dunia sepak bola, itu benar-benar terjadi.” Kata Guardiola seperti yang dilansirkan oleh Goal.

“Pastinya anda mengetahui apa yang akan terjadi pada saat sedang bersedih, itu karena hasil yang anda dapatkan tidak bagus. Saya tahu akan apa yang dirasakan oleh setiap para pelatih, semua beban ada di atas pundak kami. Akan tetapi Mourinho memiliki pengalaman yang sangat banyak sekali, ia adalah seorang pelatih yang top.” Pungkas Josep Pep Guardiola. (FD)

« Previous PageNext Page »

Demo Title

Demo Description


My first Popup

This will close in 20 seconds