Pemain bertahan senior sekaligus kapten dari Arema FC, yang bernama Hamka Hamzah, akhirnya ia mulai buka suara.
Yang di mana pemain berusia 32 tahun tersebut ini menyatakan bahwa ia akan segera pergi meninggalkan tim lamanya yakni Arema FC dan tengah melakukan negosiasi dengan dua tim asal Indonesia dan satu tim asal Indonesia.
Di mana Hamka menjawab semua misteri yang ada selama ini, di mana ia tidak melakukan perpanjangan kontrak dengan Arema FC untuk musim 2017 ini.
Keputusan itu di sampaikan secara langsung oleh pemain yang berkaitan dan Hamka juga mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang ia alami selam satu tahun bersama dengan Arema FC.
“Terima kasih yang banyak untuk satu tahun yang sangat luar biasa, suatu kebangaan yang sangat fantatis bisa memperkuat tim sebesar Arema.” Ungkap Hamka.
“Saya ucapkan terima kasih kepada CEO, pihak manjemen, rekan-rekan satu tim, pelatih, dan seluruh orang yang telah berjuang besama-sama dengan saya pada musim yang lalu.” Sambung Hamka.
Tidak lupa Hamka juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemar setia dari Arema FC yang lebih di kenal dengan sebutan Aremania, yang mana menurut Hamka tanpa adanya Aremania usaha yang di lakukan oleh seluruh para pemain Arema tidak ada artinya.
“Saya sangat berterima kasih sekali dengan Aremania yang selalu memberikan dukungannya dan juga motivasinya kepada saya dan juga rekan-rekan yang lain.” Imbuh Hamka Hamzah.
Selama menjadi bagian dari Arema FC, Hamka sukses memperlihatkan akan kualitasnya pada barisan lini pertahanan Arema, yang mana ia selalu menjadi pemain penetu pada saat barisan lini depan dari Singo Edan sedang mengalami kebuntuan.
Pada saat turnamen TSC 2016, ia merupakan salah satu pemain bertahan yang paling subur sekali, di mana ia sukses mengoleksi sembilan gol.
Sampai saat ini Hamka sendiri masih belum menentukan pilihannya untuk bisa bermain di klub mana, di mana eks pemain dari PKNS FC (asal Malaysia) menyatakan bahwa telah terdapat dua tim lokal yang sangat serius sekali untuk bisa melakukan negosiasi kepadanya.
Dua tim tersebut ialah PSM Makasar dan Sriwijaya FC, sedangkan untuk tim asal Thailand ialah Army FC. (FD)