Tapi, tak lama kemudian, datang wanita tua dengan memegang selembar tiket. Rupanya, pelatih Chelsea itu duduk di tempat duduk wanita tua itu. Sang nenek pun protes tempat duduknya ditempati Ancelotti, yang tak lain adalah pelatih papan atas di Liga Primer, bahkan kompetisi sepakbola Eropa.
Sang nenek pun menunjuk jika tempat duduk yang ditempati Ancelotti sekarang ini adalah miliknya, dan ia ingin menempatinya. Ancelotti pun seraya tersenyum simpul tampak meninggalkan kursinya dan mencari tempat duduk lain.
Kedisiplinan di Inggris memang dijunjung tinggi, termasuk dalam perkara duduk sekali pun. Di stadion misalnya, penonton yang memiliki tiket harus duduk sesuai dengan nomor yang tertera di karcis mereka. jika tidak disiplin, bukan tidak mungkin mereka akan bernasib sama seperti pelatih Chelsea Carlo Ancelotti, yang diusir oleh seorang wanita tua karena duduk di tempat duduknya.
by : http://cyberbola.com