Saat Chelsea masih dilatih oleh Andre Villas-Boas nama Didier Drogba sempat menghilang dari papan nama pencetak gol hal tersebut dikarenakan sang striker kerap menjadi pemain cadangan. AVB lebih kerap memainkan Fernando Torres dibandingkan Didier Drogba dan hampil banyak laga Drogba tidak pernah diturunkan dan hal tersebut sempat membuat sang striker mengisyaratkan untuk hengkang dari Stamford Bridge. Setelah melakukan pergantian pelatih menjadi Roberto Di Matteo nyatanya masa depan Didier Drogba kembali terang setelah sang pelatih memberikannya kepercayaan untuk dirinya agar bisa mengomandoi lini depan dari The Blues disetiap laga mereka. Setelah mendapat kepercayaan dari sang pelatih nyatanya Didier Drogba terus memberikan penampilan yang sangat agresif untuk Chelsea dan mampunya Drogba menciptakan gol digawang Spurs nyatanya membuat dirinya kembali menemukan jati dirinya sebagai seorang striker terhandal dan pernyataannya tersebut diliput langsung oleh pihak Mandiri.
Seperti yang dilansir oleh pihak Mandiri sosok dari Didier Drogba masih diperlukan untuk Chelsea apa lagi jika The Blues akan melakoni pertandingan-pertandingan yang sangat besar seperti semifinal Piala FA semalam. Didier Drogba yang merupakan striker yang berusia 34 tahun ini saat ini menjadi salah satu pemain veteran The Blues yang mampu memberikan penampilan baik untuk Chelsea. Pada laga semifinal semalam nyatanya bukan hanya pemain veteran Didier Drogba saja yang mampu memberikan penampilan terbaiknya melainkan Frank Lampard juga mampu memberikan gol yang sangat bagus yakni melakukan tendangan bebas dari luar kotak penalti yang mampu diarahkannya ketiang sudut gawang dari Carlo Cudicini. Pemain-pemain veteran Chelsea saat ini mulai disegani karena telah berusia diatas 30 tahun nyatanya pemain-pemain tersebut masih mampu memberikan penampilan layaknya pemain yang baru berusia 24 tahun dan hal tersebut diakui sendiri oleh Roberto Di Matteo.(ST)