Selalu di kenal dengan gaya bermain yang sangat keras dan brutal pada saat berada di atas lapangan hijau, hal tersebut membuat salah satu penyerang Chelsea FC yang bernama Diego Costa banya mendapatkan kecaman oleh berbagai macam pihak. Setelah dirinya mendengar akan hal-hal yang berbau negatif tersebut ini, pemain yang bergaris keturunan Brasil ini merasa cukup kesal dan langsung angkat bicara mengenai masalah gaya bermainnya pada saat berada di atas lapangan hijau. Yang di mana menurut penyerang berusia 26 tahun ini, meskipun pada saat ini telah banyak mendapatkan kecaman dari berbagai macam pihak, dirinya sama sekali tidak ingin merubah gaya bermainnya yang sudah di mulainya sejak mengawali karir sepak bolanya yang profesional untuk menjadi seorang pesepak bola yang hebat dan tangguh. Bahkan mantan penyerang andalan dari Atletico de Madrid ini menyatakan bahwa dengan gaya bermainnya seperti ini lah yang sukses membuatnya menjadi seorang pemain yang bisa menjadi anggota dari salah satu klub sepak bola terbesar di dunia seperti Chelsea FC saat ini. “Meskipun telah menuai banyak kritikan saya sama sekali tidak akan mengubah gaya bermain saya. Saya tahu akan apa yang telah saya kerjakan, dan oleh sebab itu saya akan bertindak lebih hati-hati lagi dari pada sebelumnya.” Ungkap pemain naturalisasi dari tim nasional Spanyol ini kepada Sprots Mole, hari Jumat, tanggal 27 Febuari 2015.
“Saya tidak begitu paham, mengapa apa yang lakukan, selalu mendapatkan banyak kecaman dan di bicarakan oleh banyak pihak, dan tidak hanya itu saja mereka juga gemar sekali membanding-bandingkan saya dengan pemain lain. Mungkin ini suatu petanda bagi saya untuk bisa lebih berhati-hati lagi dari pada sebelumnya. Dan sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak akan pernah mengubah gaya dan cara bermain saya, karena memang ini lah saya apa adanya dan juga berkat hal ini saya bisa menjadi seorang pemain besar seperti ini.” Tambah Costa.
Costa di ketahui baru saja mendapatkan sebuah hukuman dari federasi sepak bola Inggris atau FA setelah laga yang mempertemukan Chelsea vs Liverpool FC pada babak semi final Piala Liga pada tanggal 27 Januari silam, yang mana ia di ketahui sengaja melakukan injakan salah satu pemain The reds yang bernama Emer Can, hukumannya ialah ia di larang bermain selama tiga pertandingan oleh FA di kompetisi sepak bola Inggris. (FD)