Care taker dari The Red Devils Manchester United, Louis van Gaal, di nilai oleh banyak orang bahwa dirinya pada saat ini sudah melakukan suatu kesalahan yang sangat amat besar sekali, dengan menjual Javier Chicharito Hernandez ke Bayern Leverkusen pada jendela bursa transfer musim panas tahun lalu.
Mengapa banyak orang meyalahkan pelatih asal Belanda tersebut, ya karena pada saat ini kubu United sendiri pada saat ini sangat membutuhkan sosok pemain yang dapat memberikan mereka banyak gol.
Namun, hal tersebut malah menjadi sebuah keberuntungan bagi kubu Leverkusen setelah membeli striker berkebangsaan asal Meksiko tersebut ini dari tangan United, di mana performa dari Chicharito sendiri pada saat ini sangat melesat tajam bagaikan roket selama ia berseragam Die Werkself (julukan bagi Leverkusen).
Terlihat dari 25 laga yang sudah di mainkan oleh seorang Chicharito bersama timnya tersebut di semua ajang, striker berkebangsaan Meksiko tersebut ini sudah sukses mengemas 19 buah gol, hasil yang sudah di dapati oleh pemain muda berdarah amerika latin tersebut ini terpaut lima buah gol dari total gol yang di ciptakan oleh pasukan Manchester United di kompetisi Liga Inggris musim 2015/16 sampai pekan ke 20.
Keputusan Chicharito untuk pergi dari Old Trafford, sepertinya tidak membuat seorang Javier merasa menyesal sedikit pun, karena bersama salah satu tim papan atas Bundesliga Jerman tersebut, ia mendapatkan banyak jam bermain musim ini, suatu hal yang sangat berbeda sekali pada saat ia masih berseragam Manchester United.
“Terdapat banyak hal selama dua sampai tiga musim yang lalu, saya hanya dapat bermain sekali dan setela itu kembali lagi ke bangku cadangan, terus seperti itu di setiap musimnya. Namun, hal ini berbeda dengan apa yang telah saya dapati bersama Bayern Leverkusen, saya sepertinya sangat di butuhkan sekali di dalam skuat ini, dan ini membuat saya sangat bersemangat untuk dapat memberikan yang terbaik untuk tim ini.” Ungkap Javier Chicharito Hernandez, seperti yang di sampaikan oleh Daily Star.
“Ada yang mengatakan bahwa dengan hanya menciptakan gol maka itu akan membuat rasa percaya diri meningkat, namun tidak bagi saya, saya merasa bahwa percaya diri akan membaik pada saat anda mendapatkan jatah bermain yang banyak.” Tutupnya. (FD)